Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

I Hate because I care

Gambar
Yang paling berharga di dunia ini pun, bisa terlepas dari genggaman tanganku... “Aerin ah, kita main petak umpet saja, bagaimana?” Aku menganggukkan kepala senang. Mataku berbinar-binar setiap kali eomma [1] mengajakku bermain. Apalagi sekarang malam pertama salju turun. “Mmmm, kau harus bersembunyi sebelum omma menemukanmu, mengerti?” “Ne, Eomma.” senyumku mengembang, menampakkan gigi kecilku. Setelah eomma mulai berhitung, aku berlari mencari tempat persembunyian. “Ah, di sini pasti aman.” Tubuh kecilku masuk ke dalam lemari pakaian yang tidak terkunci. Sesekali aku cekikikan “Eomma tidak akan menemukanku di sini. Hihi” Ting nong... ting nong.... Telingaku samar-samar bisa mendengar suara bel apartemen tempat tinggalku. “Paling itu Appa [2] ,” pikirku dalam hati. “Aerin ah, Eomma menyayangimu” Mataku mengintip ke arah luar. Netraku sama sekali tidak menemukan sosok eomma di sana. Cklekk. Itu pasti eomma yang keluar dari kamar untuk membukakan pintu untuk a...